Artikel
berikut ini akan melanjutkan pembahasan mengenai diabetes melitus. Pada artikel
sebelumnya telah dibahas mengenai epidemiologi dan definisi dari diabetes melitus. Pada artikel
berikut akan membahas mengenai faktor risiko dari diabetes melitus. Mari kita simak
bersama..
Semakin
besar faktor risiko diabetes melitus yang dimiliki oleh seseorang, semakin besar pula
kemungkinan orang tersebut menderita diabetes melitus. Berikut ini merupakan faktor risiko diabetes melitus:4,5
1. Individu
dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) > 25 kg/m2
2. Aktivitas
fisik kurang
3. Riwayat
keluarga mengidap diabetes melitus pada turunan pertama (first
degree relative)
4. Kelompok
etnis dengan risiko tinggi diabetes melitus (African American, Latino, Native American, Asian
American, Pacific Islander)
5. Wanita
dengan riwayat melahirkan bayi dengan berat > 4000 gram atau riwayat
Diabetes Melitus Gestasional (DMG)
6. Hipertensi
(tekanan darah > 140/90 mmHg atau sedang dalam terapi obat anti
hipertensi)
7. Kolesterol
HDL < 35 mg/dL dan/atau trigliserida > 250 mg/dL atau sedang dalam
pengobatan dislipidemia
8. Wanita
dengan riwayat PCOS (Polycistic Ovary
Syndrome)
9. Riwayat
toleransi glukosa terganggu (TGT) atau glukosa darah puasa terganggu (GDPT)
10. Keadaan
lain yang berhubungan dengan resistansi insulin (obesitas, akantosis nigrikans)
11. Riwayat
penyakit kardiovaskular meliputi pernah didiagnosis penyakit jantung dan/atau
stroke
Berikut pembahasan mengenai diabetes melitus dalam blog ini meliputi epidemiologi diabetes melitus, definisi diabetes melitus, faktor risiko diabetes melitus, diagnosis dan pemeriksaan penyaring (screening) diabetes melitus, tipe atau klasifikasi diabetes melitus, dan komplikasi diabetes melitus.
Berikut pembahasan mengenai diabetes melitus dalam blog ini meliputi epidemiologi diabetes melitus, definisi diabetes melitus, faktor risiko diabetes melitus, diagnosis dan pemeriksaan penyaring (screening) diabetes melitus, tipe atau klasifikasi diabetes melitus, dan komplikasi diabetes melitus.
Referensi:
- Perkumpulan Endokrinologi
Indonesia. 2011. Konsensus
Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia 2011.
- Suyono, Slamet. Diabetes Melitus di Indonesia. Dalam
: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.
Edisi IV. Jakarta: InternaPublishing Pusat Penerbitan Departemen Ilmu
Penyakit Dalam FKUI/RSCM.
- Ndraha, Suzanna. 2014. Diabetes Melitus Tipe 2 Dan Tatalaksana
Terkini. Medicinus Vol. 27, No. 2, Agustus 2014: 9-16.
- Purnamasari, Dyah. Diagnosis dan Klasifikasi Diabetes
Melitus. Dalam : Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M,
Setiati S. 2006. Buku Ajar Ilmu
Penyakit Dalam. Edisi IV. Jakarta: InternaPublishing Pusat Penerbitan
Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.
- Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia. 2014. Panduan Praktik
Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta.
hlm 423-434.
- Soewondo, Pradana. Ketoasidosis Diabetik. Dalam :
Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.
Edisi IV. Jakarta: InternaPublishing Pusat Penerbitan Departemen Ilmu
Penyakit Dalam FKUI/RSCM.
- Soewondo, Pradana. Koma Hiperosmolar Hiperglikemik Non
Ketotik. Dalam : Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M,
Setiati S. 2006. Buku Ajar Ilmu
Penyakit Dalam. Edisi IV. Jakarta: InternaPublishing Pusat Penerbitan
Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.
- Soemadji, Djoko Wahono. Hipoglikemia Iatrogenik. Dalam :
Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.
Edisi IV. Jakarta: InternaPublishing Pusat Penerbitan Departemen Ilmu
Penyakit Dalam FKUI/RSCM.
- Waspadji, Sarwono. Komplikasi Kronik Diabetes: Mekanisme
Terjadinya, Diagnosis, dan Strategi Pengelolaan. Dalam : Sudoyo AW,
Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. 2006. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi IV. Jakarta:
InternaPublishing Pusat Penerbitan Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar